Antisipasi Kecurangan Pilkada, Fordem Kalbar Kerahkan Ratusan Anggota Pemantau Di 3 Kabupaten

144 views

 

                         Ketua Umum Fordem-Kalbar 

Kalbar, Zonamedianews.com. Seiring dibukanya tahapan pilkada di wilayah Kalimantan Barat, Fordem Kalimantan Barat, mempersiapkan diri untuk mengawal proses tersebut agar berjalan sesuai nilai-nilai demokrasi yang ada. Forum yang aktif melaksanakan Pemantauan pelaksanaan kegiatan Pemilu dan Pemilukada ini akan melaksanakan pemantauan di 3 kabupaten. Hal ini ditegaskan Ketua Umum Forum Penegak Demokrasi (Fordem) Kalimantan, Erasmus Endi Dacosta ketika ditemui di kediamannya di Sintang, Jumat (23/10/2020)

“Kita akan melaksanakan kegiatan pemantauan di 3 kabupaten yaitu Sintang, Sekadau dan Melawi Berkas administrasi juga sudah kita sampaikan ke Komisi Pemilihan Umum di masing-masing kabupaten tersebut,” terangnya.

Baca Juga : Brigjen TNI Ronny, Resmikan Media Center Korem 121/Abw

“Sekarang kita sedang melaksanakan kegiatan konsolidasi internal berupa persiapan diklat singkat menyangkut teknis pemantauan dimasing-masing wilayah dan persiapan perencanaan penempatan personel dititik-titik tertentu yang menurut analisis kita rawan terjadi kecurangan, wilayah-wilayah yang terindikasi rawan terjadinya kecurangan saat pelaksanaan pilkada ini sudah kita kantongi, kita tahu persis wilayah-wilayah ini karena Fordem-Kalbar sudah berpengalaman melaksanakan pemantauan sejak tahun 2007,” lanjut Endi sapa akrabnya. 

Endi menambahkan, jmlah anggota yang kita turunkan kelapangan bervariasi karena menyesuaikan medan, jarak tempuh dan tingkat kerawanan akan terjadinya dugaan kecurangan di spot-spot tertentu, sehingga angkanya bervariasi.

“Jika di total jumlah personel yang bergerak dilapangan berjumlah ratusan orang, jumlah ini kemungkinan besar akan terus bertambah menyesuaikan kebutuhan dilapangan, selain itu kita akan berkoordinasi dengan Panwas dimasing-masing wilayah termasuk akan berkoordinasi juga dengan aparat Kepolisian guna membangun sebuah system komunikasi yang aktif sehingga pihak-pihak terkait proses pengawasan,pengamanan serta pemantauan dapat bekerja sama dengan baik dilapangan,” kata Endi lagi.

Terkait kapan waktu pengerahan personel kelapangan Endi menegaskan, anggota pemantau yang kita terjunkan kelapangan waktunya menyesuaikan, ada yang akan berangkat 1 minggu sebelum tanggal 9 Desember 2020 dan ada juga yang kita berangkatkan 1 hari sebelum hari H.

“Hal ini dikarenakan medan jalan, jarak tempuh wilayah serta beratnya medan yang dilalui, termasuk tingkat kerawanan terjadinya kecurangan sebelum hari pencoblosan, semua ini penting untuk dipantau dan jika ada ditemukan dugaan terjadinya kecurangan dan atau pelanggaran menjelang dan atau pada saat hari H pencoblosan kita akan mengedepankan mekanisme yang ada dan berlaku. karena masing-masing pihak terkait sudah diatur kewenangannya sesuai peraturan perundang-undangan yang ada dan berlaku dan kita harus tetap berjalan sesuai kewenangan kita selaku Pemantau,” tegas Endi sambil menutup pembicaraan. (Red)

Ragam

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan