Bupati dan Wakil Bupati Sintang Besuk Korban Kebakaran di RS Ade M. Djoen

127 views

Sintang, Zonamedianews.com—Bupati Sintang, Jarot Winarno bersama Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto serta di dampingi Kadis Kesehatan Kabupaten Sintang Harysinto Linoh, membesuk salah satu korban musibah kebakaran yang menimpa rumah warga di Dusun Tuntun Palah, Desa Nanga Pari Km 62 Kecamatan Sepauk atas nama Petus Sendi, laki-laki usia 99 tahun yang mengalami luka bakar diatas 50%, di Ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Ade M. Djoen Sintang, Senin (22/3/2021) pagi. Musibah kebakaran tersebut terjadi pada Minggu 21 Maret 2021 sekitar pukul 15.00 WIB yang menghanguskan 7 rumah warga setempat.

Usai membesuk, dalam keterangan persnya Jarot turut menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah kebakaran ini yang mengakibatkan salah satu warga yang rumahnya tertimpa musibah tersebut mengalami luka bakar. “Saat ini beliau sudah mendapatkan 11 kop botol infus, keadaanya stabil, hari ini juga akan dilakukan perawatan oleh dokter bedah untuk pembersihan luka dan lainnya Awalnya ketika kejadian itu saya sudah mendapat laporan dari masyarakat kira-kira jam 3 sore terjadi kebakaran di km 62 Desa Nanga Pari, Sepauk. Saya juga dapat laporan camat sepauk 7 rumah yang terdampak dari kebakaran ini, dan api juga sudah terkendali,” terang Jarot.

Dirinya juga mendapat kiriman video kejadian musibah kebakaran tersebut dan ada salah satu orang tua menjadi korban atas musibah tersebut. Setelah itu ia pun langsung memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang untuk berkoordinasi dengan Puskesmas Sepauk dan Sengkubang untuk membawa Petus Sendi ke RSUD Ade M. Djeon Sintang menggunakan ambulance agar mendapat perawatan secara intensif.

“Pikiran kami kalau tidak di tangani RSUD sungguh sangat-sangat berbahaya. Sehingga saya minta kadis kesehatan berkoodinasi dengan puskesmas sepauk dan sengkubang serta pustu disana untuk membawa korban ke sintang agar di rawat intensif. Jadi ini luar biasa dari dinas kesehatan yang langsung mengevakuasi korban tadi malam ke sintang. Pagi ini saya sama pak wakil membesuk korban untuk melihat kondisinya, kita turut prihatin atas musibah ini, mari kita doakan agar orang tua yang kita rawat ini cepat sembuh. Kemudian lagi memang betul-betul tidak ada lagi korban luka-luka disana. Kalau adapun nanti puskesmas akan menanganinya,” tambah Jarot.

Ia juga memastikan untuk biaya berobat Petus Sendi di RSUD Ade M. Djoen tidak di pungut biaya atau di gratiskan. “Untuk biaya brobat korban luka bakar ini kita geratiskanlah. Karena setiap kejadian luar biasa kegawatdaruratan yang tertimpa pada masyarakat maka pemerintah Kabupaten Sintang akan menanggung semuanya,” tegas Jarot.

Pasca kejadian musibah kebakaran itu, Jarot langsung memerintahkan BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Sintang serta Kecamatan Sepauk untuk turun meninjau langsung ke lokasi hari ini. “Untuk memastikan kejadian kebakaran ini percisnya seperti apa, dan membawa bantuan sementara seperti sembako, selimut dan sebagainya. Saya masih tunggu laporan dari camat yang lengkap, karena masih kurang satu administrasi tanda tangan kepala desa permohonan untuk diberi bantuan sosial bagi 7 rumah yang terdampak tadi. Kita juga akan bantu untuk tali asih lah ya untuk membangun rumahnya kembali. Kalau yang bantuan sosial segera,” beber Jarot. (Red)

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan