Bupati Sintang Buka Musrenbang Tahun 2021

212 views

Sintang, Zonamedianews.com—Bupati Sintang Jarot Winarno, di dampingi Wakil Bupati Sintang Sudiyanto, membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Kabupaten Sintang tahun 2021 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022, di Gedung Pancasila Sintang, Selasa (16/3/2021). Musrembang ini mengusung tema “peningkatan pelayanan kesehatan, infrastruktur dan sumber daya manusia dalam percepatan pemulihan ekonomi menuju sintang yang berkelanjutan”.

Jarot menjelaskan, tema musrembang ini sangat strategis yakni meliputi tiga hal penting, yakni kesehatan, infrastruktur dan sumberdaya manusia dalam bingkai sintang yanng berkelanjutan. “Kita fokus pada itu, dalam situasi seperti ini kita menjaga sintang dari corona, dari hal-hal yang merusak kesatuan dan persatuan, kita jaga kabupaten sintang ini. Vaksinasi juga sudah berjalan beberapa tahap sampai nanti kepada seluruh masyarakat kabupaten sintang. Dampak corona juga tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tapi pada kehidupan sosial kita yang berubah, dan juga berdampak pada ekonomi masyarakat. Sehingga kita jaga dan segera kita pulihkan dampak dari corona ini, barulah kita lanjutkan pembangunan,” kata Jarot.

Dijelaskannya, untuk bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Sintang memfokuskan pada bidang stunting yang di mulai dengan perbaikan sanitasi lingkungan seperti air bersih, open defecation free (ODF), kemudian pelayanan kesehatan dasar, gizi, dan pelayan kesehatan lainnya. Sementara untuk pembangunan infrastruktur dasar, Jarot meminta untuk menyelesaikan pembangunan yang sudah di lakukan namun belum selesai.

“Utamakan pembangunan post-post jalan utama, Sintang-Merakai, pintas Keladan-Senaning, Manis Raya-Sekujam Timbai, buluh kuning-nanga pari, Simpang Paoh-Benua baru, kemudian juga tempunak hulu, kemudian juga turut mengawal ruas Provinsi simpang Medang sampai ke Serawai. Demikian juga bangunan-bangunan fisik, selesaikan yang sudah kita bangun tapi masih belum selesai. Tiga kantor kecamatan yakni Ketungau Hilir, Kayan Hulu dan Kayan Hilir. Kristian center juga belum selesai dan bangunan-bangunan lain yang belum selesai. Jangan bangun bangunan baru, kita selesaikan yang belum selesai,” ujar dia.

Ia menambahkan untuk hal-hal lain yang sifatnya kegawatdaruratan seperti drainase, pembuatan trotoar jalan yang ramah untuk anak. Selanjuntnya, di jelaskan Jarot yang menjadi problema sintang untuk sumber daya manusia yakni lapangan pekerjaan, banyaknya anak-anak yang tidak mampu menyelesaikan perkuliahan atau pendidikan sekolahnya karena kekurangan biaya.

“Sehingga besaran bantuan pendidikan kedepanya nanti bisa semuanya. Untuk anak-anak yang mampu menyelesaikan pendidikannya, kemudian fasilitasi dari pemerintah daerah bekerjasama dengan sektor swasta atau perusahaan-perusahaan untuk bisa menampung anak-anak kita di kabupaten sintang untuk bekerja,” tambahnya.

Selain itu Pemerintah Kabupaten Sintang akan tetap berpegang pada rencana aksi daerah sintang lestari. Dimana menghentikan ekonomi yang bersifat ekstraktif yakni ekonomi yang mengekploitasi sumber daya alam, perkebunan-perkebunan besar di hentikan. “Kita fokuskan pada ekonomi kreatif, pertanian perkebunan yang kreatif, ada sengkubak, porang, teh dataran rendah, kopi, kakau, dan sebagainya,”tutup Jarot.

Sementara itu, Ketua panitia kegiatan Deddy Irawan mengatakan maksud dan tujuan musrembang untuk melakukan kesepakatan terhadap prioritas pembangunan daerah, penyepakatan program kegiatan serta alokasi yang telah diusulkan pada musrembang tingkat kecamatan dan forum perangkat daerah. “Musrembang ini juga bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan Provinsi Kalimantan Barat,” terang Deddy. (Red)

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan