Diduga Kantongi Dokumen Palsu PT Pelayaran Rimba Mega Armada di Polisikan

96 views

Zonamedianews.com—Kasus Perdata sengketa Kapal Tongkang Barlian 3311, terus berlanjut, saat ini masih dalam proses banding di Pengadilan Tinggi Pontianak.

Hal yang sangat janggal, pihak PT Rimba Mega Armada justru akan melakukan balik nama bendera Kapal Tongkang tersebut, yang kasusnya belum inkrah dari berbendera Mongolia menjadi berbendera Indonesia.

Kuasa hukum PT Sarana Sejori Pratama, H. Hendri Rivai menegaskan, bahwa proses balik bendera tersebut tidak boleh dilakukan, karena kasusnya belum inkrah atau lagi berproses di Pengadilan.

“Saya berharap Dinas terkait tidak memproses balik nama Kapal tersebut, karena kasus belum inkrah, kalau instansi terkait tetap memprosesnya, maka saya akan PETUN kan,” tegasnya.

Kasus ini bermula PT Sarana Sejori Pratama membeli Kapal Tongkang Barlian 3311 dari Asuransi QSA MARINE di Singapura, yang mana Kapal tersebut merupakan sitaan dari salah seorang pengusaha. Seiring berjalannya waktu, PT Pelayaran Rimba Mega Armada mengklaim bahwa kapal tersebut milik mereka. Menurut pihak PT Pelayaran Rimba Mega Armada mereka telah membeli kapal tersebut dari asuransi yang sama, dengan dokumen yang diduga palsu.

Saat ini kapal Barlian 3311 sudah dilakukan balik nama atas nama PT Sarana Sejori Pratama. Kapal Barlian 3311 ini berbendera Mongolia. (Kun)

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan