Hindari Api Merembet, Sekda Sintang Minta Kades Atur Jam Membakar

92 views
Sintang, Zonamedianews.com. Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si mewakili Bupati Sintang memimpin pelaksanaan sosialisasi Peraturan Bupati Sintang Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pembukaan Lahan Bagi Masyarakat Di Kabupaten Sintang khusus Pemerintah Kecamatan Ketungau Hilir dan Kepala Desa Se Kecamatan Ketungau Hilir  di Aula Kantor Camat Ketungau Hilir, Rabu (1/7/2020)
Dalam sosialisasi tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang didampingi oleh Florensius Kaha Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang dan Edy Harmaini Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang serta perwakilan OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. 
Yosepha, menegaskan bahwa Peraturan Bupati Sintang Nomor 18 Tahun 2020 di buat agar menjadi payung bagi seluruh masyarakat terkhusus para peladang. Dirinya berharap agar seluruh peladang dapat membuka lahan dengan mematuhi aturan yang  ada dalam Perbup tersebut.
“Ijin pembakaran lahan minimal 2 hektar per-KK dalam sehari. Jika ada warga yang ingin melakukan pembakaran lahan, maka silahkan ijin terlebih dahulu kepada kepala desa setempat atau pun pengurus desa sehingga sebelum pembakaran dilaksanakan, para pengurus dapat menjelaskan kembali tentang tata cara membakar lahan serta bisa mendata warga yang ingin melakukan pembakaran. Data tentang seberapa luasnya lahan yang akan dibakar ataupun langkah-langkah dalam penjagaan api nantinya. Peraturan ini dibuat  sebagai payung untuk para peladang,” terang Yosepha.
“Di beberapa Kecamatan, ada Desa yang membuat aturan jam membakar, karena mungkin kita tidak dapat  memastikan arah angin pada jam-jam tertentu. Saya minta para kepala desa yang hadir di tempat ini untuk berkomunikasi yang baik dengan warga masing-masing, agar tidak terjadi kekeliruan pemahaman dan pelaksanaan Perbup 18 ini dilapangan oleh masyarakat. Lakukan sosialisasi tentang tata cara pembukaan dan pembakaran lahan ini kepada warganya. Kami juga  sudah melakukan sosialisasi perbup ini di 10 kecamatan. Masih tersisa 4 kecamatan lagi yang belum kami sosialisasikan,” tambah Yosepha.
Simin Camat Ketungau Hilir berharap agar Kepala Desa yang hadir dapat menerima dan memahami aturan yang ada dalam Perbup 18 tersebut. “Alangkah baiknya jika kita mendengarkan dan menyimak materi yang ada dalam perbup ini dengan baik. mendengarkan arahan sebagaimana mestinya, supaya dapat kita mensosialisasikan lagi materi dalam Perbup ini kepada masyarakat. Sehingga kepala desa dan warganya bisa memahami dan mengikuti segala prosedur dan tata cara yang telah disampaikan oleh  Pemerintah Kabupaten Sintang dalam mensosialisasikan tata cara pembukaan lahan yang telah tertulis pada Perbup,” kata Simin.
Ia juga berpesan kepada Kepala Desa yang ada di Kecamatan Ketungau Hilir. Setelah selesai mengikuti kegiatan sosialisasi ini. Segera perbanyak perbup ini sebagai pegangan dan bahan untuk sosialisasi kepada Dusun dan RT di Desa masing-masing. 
“Blanko-blanko yang ada dalam Perbup, saya minta diperbanyak, persiapan jika ada warga yang lapor akan membakar ladang. Kades agar menjalin kerjasama dan komunikasi yang baik dengan kepala dusun dan RT,” pintanya. (Andi)

Daerah

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan