Jarot Hadiri Pelantikan Fatayat NU Sintang

55 views

Sintang, Zonamedianews.com—Bupati Sintang, Jarot Winarno, menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sintang masa khidmat 2020-2025, yang di lantik oleh Pengurus Wilayah Fatayat NU Provinsi Kalbar, di Pendopo Bupati Sintang, Minggu (04/04/2021). Kegiatan pelantikan ini mengusung tema “Menuju Perempuan Nahdliyin Tangguh dan Bermartabat”. Fatayat NU merupakan sebuah organisasi wanita muda Islam di lingkungan Nahdlatul Ulama yang didirikan di Surabaya pada 24 April 1950 M, bertepatan dengan 7 Rajab 1369 H.

“Saya senang dengan temanya yakni tangguh dan bermartabat. Sesuai dengan seorang wanita ketika menjadi ibu itu harus tangguh dan bermartabat,”ucap Jarot.

Menurut Jarot, seorang ibu itu merupakan madrasah yang dasar dan utama untuk generasi akan datang. Sehingga penting peran seorang ibu terhadap anak-anaknya dalam lingkungan keluarga. “Ibu-ibu bayangkan, anak kita itu di bentuk otaknya sejak dalam kandungan, sehingga kebiasaan kita sejak dalam kandungan itu anak-anak di dengarkan ayat-ayat suci al qur’an dan sholawat-sholawat kanjeng nabi, ketika lahir diadzankan oleh bapaknya, luar biasa,” tambah dia.

Selain itu menurutnya, kecerdasan emosional dan spritual serta intelektual anak itu tumbuh sampai usia empat tahun sudah mencapai 60-80%, sisa perkembangannya selanjutnya itu tinggal 20% saja. “Jadi betapa pentingnya ketika masa kehamilan sampai anak-anak kita masih dibawah enam tahun belum sekolah dasar itu di tangani langsung oleh manajer yang paling top itu yakni ibu rumah tangga sebagai kepala madrasahnya,” paparnya lagi

Selain sebagai kepala madrasah anak-anak dalam keluarga, dikatakan Jarot, ibu itu juga sebagai manajer keuangan terbaik dalam keluarga. “Ibu-ibu ni ajaib. Yang belum nikah dikirim orang tuanya kurang,  masih cukup untuk ongkos sebulan. Kalau yang udah menikah dikasi suaminya pas-pasan juga bisa mengatur ekonomi rumah tangganya. Kalau kaum perempuan nadliyin itu tangguh dan bermartabat luar biasa sumbangsih atau kontribusinya besar sekali untuk membangun sumber daya manusia di Kabupaten Sintang,” ujar dia lagi.

Jarot berharap kepada PC Fatayat NU yang sudah di lantik ini mengambil bagian dalam proses pembanguan di Kabupaten Sintang. Terlebih Kabupaten Sintang sangat memperkuat peran masyarakat sipilnya, sehingga fatayat NU Sintang bisa ambil bagian. “Mari bergerak di sektor pertanian dan perkebunan karena sektor itu yang sangat stabil tidak terkena dampak dari corona ini, kemudian juga bisa bergerak di sektor-sektor yang lain. Pada posisi ini, jika pemerintah di minta bantu untuk kail, pemerintah akan bantu, jangan minta ikan. Misal meminta bantu sedikit meminjam pakai tanah pemda untuk bikin kebun fatayat, silakan kami bantu, kira-kira seperti itulah, selamat berkhidmat lima tahun kedepan. Mudah-mudahan fatayat NU ini hadir bisa menambah kekuatan kita dalam membangun kabupaten sintang,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Kabuoaten Sintang, Endah Sugiarti mengatakan, melalui tema yang diangkat pada pelantikan ini, yakni menuju perempuan Nahdliyin tangguh dan bermartabat, di harapkan terwujudnya perempuan-perempuan tangguh dan bermartabat di Kabupaten Sintang secara khusus bagi fatayat NU Sintang agar senantiasa kuat dalam menghadapi segala masalah baik di rumah maupun diluar, dalam organisasi maupun di dunia pekerjaan. “Terlebih di era millenial ini perempuan harus bisa menggenggam visi dan misi dimana berbekal ilmu dan wawasan khususnya di bidang teknologi yang semakin canggih,” ujar Endah.

Maka lanjut Endah, para perempuan harus menekuni pengetahuan berbasis teknologi untuk menyampaikan informasi dan mencari pengetahuan. “Perempuan tangguh juga perempuan yang mampu berdiri dan tidak lari dari masalah melainkan bersikap mandiri dan teguh. Sosok seperti ini lah yang membuat perempuan semakin di segani dan membuat perempuan mampu untuk bertahan di tengah kehidupan saat ini,” terang Endah.

Sebab itulah, kata dia, Fatayat membuat terobosan dalam program kerja yang massiv dan maksimal. Dimana program fatayat NU Sintang lima tahun kedepan adalah adanya innovasi pengkaderan dan kemandirian organisasi melalui ekonomi kreatif. ”Semoga dengan terobosan tersebut, fatayat mampu mampu membumi dan semakin di kenal di bumi senentang khususnya,” beber Endah. (Red)

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan