Jarot Teken Kerja Sama dengan Universitas Muhamadiyah Pontianak

201 views

Sintang, Zonamedianews.com—Bupati Sintang Jarot Winarno, melakukan penandatangan naskah kerjasama Pembangunan Sumber Daya Manusia, Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak Dr. Doddy Irawan, ST, M. Eng di Pendopo Bupati Sintang pada Jumat, 5 Maret 2021.

Jarot mengatakan penandatangan naskah perjanjian kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari audiensi yang sudah dilakukan sebelumnya. “Kita sadari bahwa mengurus Kabupaten Sintang ini kami tidak bisa sendirian. Kami perlu kolaborasi yang kreatif antara Pemerintah Kabupaten Sintang dengan masyarakat, Perguruan Tinggi, Civitas Akademika, Lembaga Penelitian dan NGO. Sintang memang tempat yang terbuka untuk dilakukan kerjasama seperti ini. Dan dari kami sudah komitmen untuk membantu membesarkan institusi pendidikan. Ada memang kolaborasi ini sudah bisa dilakukan dalam hal kesehatan masyarakat dan bidang lainnya. Kami juga minta ada kerjasama dalam hal upaya mengatasi peningkatan pengangguran terbuka,” kata Jarot.

Dikatakan Jarot, bonus demografi tidak akan menjadi bonus jika para lulusan Serjana banyak yang menjadi pengangguran. Sehingga dengan demikian perlu ada kerja sama untuk menciptakan proses belajar mengajar yang mampu mengahasilkan lulusan yang link and match dengan kebutuhan dunia kerja di Kabupaten Sintang.

“Sintang ini memiliki investasi terbesar di bidang perkebunan kelapa sawit. Harta sintang yang paling banyak adalah tanah. Maka perkebunan dan pertanian menjadi sangat penting dan agak memiliki daya tahan tinggi terhadap dampak pandemi covid-19, sektor lain agak mengalami kontraksi akibat adanya covid-19,” tambahnya.

“Di sintang sangat banyak perkebunan skala besar yang selamai ini CSR dalam bidang pendidikan belum kita optimalkan. Kenapa tidak ada jurusan budi daya sawit, sehingga job training nya bisa di perusahaan yang ada. Ketika lulus bisa langsung di rekrut. Yang terjadi selama ini adalah ada demo masyarakat karena perusahaan tidak mematuhi amdalnya yang akan merekrut putra daerah. Banyak perusahaan bilang, putra daerahnya tidak memiliki keahilian, bagaimana mau kami rekrut. Ini yang menjadi perhatian kami juga. Dunia pendidikan bisa menengahi masalah ini,” pungkas Jarot.

Sementara itu Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak Doddy Irawan, menjelaskan bahwa penandatangan naskah kerjasama ini sangat berarti bagi Universitas Muhammadiyah Pontianak karena menjadi jalan untuk membantu meningkatkan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Sintang.

“Banyak hal yang bisa kita kerjasamakan. Selama ini jarang ada sinkronisasi antara Perguruan Tinggi dengan pemerintah Kabupaten. Ke depan, kami ingin bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Sintang menjalankan program yang akan kami rancang. Di tempat kami ada kewajiban pengabdian masyarakat untuk kalangan Dosen. Siapa tahu nanti, dalam perjanjian kerjasamanya bisa ada dalam hal pendidikan guru PAUD, kami siap dengan mentornya. Bidang kesehatan masyarakat, kami siap membantu menurunkan angka stunting di Kabupaten Sintang. Universitas Muhammadiyah Pontianak siap membantu Pemerintah Kabupaten Sintang,” tutupnya. (Red)

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan