Kadis LH Sintang Menilai Penyebab Utama Banjir Bukan Investasi Perkebunan

90 views

  

Sintang, Zonamedianews.com. Sering terjadinya banjir baru-baru ini beberapa pihak menilai bahwa penyebab utama banjir cepat terjadi adalah akibat dari pembukaan lahan yang dilakukan  oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit maupun investasi lainya yang melakukan  pembukaan lahan skala besar, sehingga menyebabkan erosi atau kurangnya penampungan air ketika musim hujan tiba sehingga banjir cepat terjadi.

Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Edi Harmaini mengatakan bahwa penyebab terjadinya banjir bukan saja karena faktor dari investasi perkebunan yang ada melainkan juga dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi, dan faktor terbesar adalah faktor alam. Demikian ungkap Edi saat ditemui Wartawan diruang kerjanya, Kamis (01/10/2020). Selain itu juga menurut Edi, penyebab banjir juga bisa dikarenakan adanya pendangkalan sungai yang di akibatkan oleh pertambangan yang beraktivitas di sungai.

Jelang Pilkada, Roni Minta Kades dan BPD Tetap Netral

“Banyak faktor lah yang menyebabkan banjir yang utama adalah faktor alam, bukan hanya diakibatkan oleh investasi perkebunan, dulu pun sering terjadi banjir besar kalau ceritanya di 1963 itu bedar banjirnya, dulu kan belum ada segala investasi tu, jadi menurut saya pariabel lah penyebab banjir,” tutur Edi.

Mengenai adang investasi, Edi menilai dengan adanya investasi juga akan mendukung pemerintah dalam membangun suatu daerah, sebab dengan adanya invetasi perkbeunan sawit juga membantu membuka akses jalan yang menghubungkan antar desa.

“Kalau mengenai investasi saya rasa juga cukup membantu kita terutama membantu pemerintah dalam membangun lah, karena dengan adanya perkebunan sawit jalan di kampung-kampung otomatis dibuka sampai ke dusun-dusun, kalau saya rada ini cukup membantu masayarakat setempat juga,” pungkas Edi. (Andi)

Ragam

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan