Kanit Reskrim Polsek Sepauk Pimpin Patroli Hotspot

114 views

Sintang, Zinamedianews.com Dipimpin oleh Kanit Reskrim Bripka Kristianus Paul, 3 orang personil Polsek Sepauk dibantu warga menyusuri hutan menuju ke sebuah lokasi yang ditunjukkan oleh Satelit Aqua melalui aplikasi Bongkar dengan koordinat 0.0713421851397,111.148490906 yang diduga terdapat hotspot kebakaran lahan. Minggu (23/08/2020).

Dengan mengikuti titik koordinat yang yang ditunjukkan oleh Satelit Aqua tersebut, ketiga personil Polsek Sepauk bersama warga setempat tiba pada sebuah lahan bekas terbakar sehari sebelumnya dengan luas diperkirakan kurang dari 2 hektar yang berlokasi di Dusun Sejamban Desa Buluh Kuning Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang.

“Kegiatan ini dilakukan untuk pendataan serta mendokumentasikan pembukaan lahan areal pertanian berbasis kearifan lokal, yang salah satunya dapat dilakukan dengan cara pembakaran terbatas dan terkendali sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Gubernur nomor 103 tahun 2020,” ucap Kristianus Paul.

Dalam Pergub tersebut, diatur lahan yang dibakar tidak boleh melebihi dari 2 hektar per kepala keluarga. Dan masyarakat wajib bersama-sama menjaga agar tidak merembet ke lahan lainnya

“Dari pengecekan di lokasi kali ini, diperkirakan areal lahan yang terbakar dibawah 2 hektar. Menurut warga, lahan ini memang diperuntukkan sebagai lahan pertanian,” lanjut Bripka Paul.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Sepauk membenarkan pihaknya telah membentuk tim pemantau karhutla yang terbagi menjadi beberapa unit yang bertugas mendatangi lokasi ketika termonitor adanya hotspot melalui satelit. 

“Seringkali lokasi kebakaran tersebut letaknya berada jauh dari jalan, sehingga anggota kami harus menyusuri hutan untuk sampai ke lokasi,” jelasnya.

“Upaya ini kami lakukan untuk pendataan dan dokumentasi sebagai bahan laporan kepada pimpinan. Selain itu, kami dalam berbagai kesempatan juga menghimbau warga agar mulai menggunakan cara-cara pertanian modern dalam mengolah tanah. Sehingga hasil yang didapatkan bisa maksimal tanpa menyebabkan dampak asap karena pembakaran lahan,” kata Iptu TY Anang. (Red)

Ragam

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan