Pelantikan Rektor Unka Sintang Periode 2019-2024, Dipimpin Ketua Yayasan Melati Sintang

135 views
SINTANG. Pelantikan Rektor Unka Sintang Periode 2019-2024 dipimpin langsung oleh Metua Yayasan Melati Sintang Kusnidar, serta di saksikan oleh seluruh civitas akademika Universitas Kapuas beserta anggota yayasan melati Sintang juga dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Sintang bidang Kemasyarakatan dan SDM,
dan para pejabat Dinas Pemerintahan Kabupaten Sintang serta Forkopimda. Di Gedung Pancasila Sintang, Senin (16/12/2019).
Sebelumnya, Universitas Kapuas Sintang dinakhodai oleh Dr.Drs. Petrus Atong, M.Si dengan dua periode memimpin Universitas Kapuas Sintang, dan pada periode 2019-2024, Universitas Kapuas Sintang kali ini dipimpin oleh Dr. Antonius, S.Hut, M.P.
Dalam sambutan Bupati Sintang yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan SDM, Arbudin menyampaikan ucapan selamat kepada Rektor Universitas Kapuas Sintang yang baru. Dan dengan telah dilantiknya Rektor Universitas Kapuas yang baru, Arbudin berharap dapat memimpi Unka dengan baik.
“Saya berharap, kepercayaan yang telah diberikan kepada saudara untuk menakhodai kampus Unka ini, dapat dijalankan dengan baik, penuh perhatian, kerja keras disertai rasa tanggung jawab yang tinggi, serta didukung dengan pola kerja-sama yang konstruktif antara pihak yayasan dengan universitas,” ujarnya. 
Arbudin mengatakan bahwa peranan Perguruan Tinggi sangatlah penting dalam membanagun sumber daya manusia yang berkualitas. Ia mengatakan bahwa saat ini dunia perguruan tinggi sangat berubah cepat, oleh sebab itu perkebangan perdaban manusia sangat dipengaruhi oleh kemampuan dalam menguasi ilmu pengetahuan dan teknologi, ujarnya. 
Dikatakan Arbudin, bahwa salah satu factor pendukung keberhasilan dalam pengembangan perguruan tinggi ialah dukungan manajemen dari pimpinan perguruan tinggi itu sendiri. 
Sementara itu, Ketua Yayasan Melati Sintang, Kusnidar mengatakan, proses pelantikan ini merupakan proses sebuah sistem di Universitas Kapuas Sintang berjalan dengan baik, rektor diangkat dan diberhentikan oleh Badan Lembaga Penyelenggara Universitas dan masa jabatan rektor 5 tahun dalam 1 periode dan setelah itu dapat dipilih diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh melebihi dua kali masa jabatan baik berturut turut maupun tidak berturut turut.
Menurut Kusnidar, proses sebelum dilakukannya pelantikan ini sudah menempuh proses seleksi sesuai mekanisme.

“Pelantikan ini sudah melalui proses mekanisme, dan kepatuhan pada aturan dan sistem yang ada, untuk jadi rektor Univiersitas Kapuas tidaklah berdasarkan suka atau tidak suka, tetapi persyaratan akademik, fungsional,itu yang menjadi syarat utama, salah satunya ialah kepangkatan akademik, minimal rektor, selain itu rekam jejak, visi dan misi, keseriusan, untuk memimpin universitas Kapuas semua itu kita olah dari senat sampai kepada pansel tingkat badan penyelenggara dan penilaian akhir berada di dewan pembina,” tambahnya.

“Proses ini sudah dimulai sejak Agustus 2019, sampai November 2019, selain itu periodesasi Rektor dibatasi 5 tahun dalam 1 periode, maksimal 2 periode dalam satu jabatan, hal ini untuk memberikan kesempatan peluang kesempatan pengembangan karir di Unka,” pungkasnya. (Red)

Daerah Headline

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan