Siap Hadapi Karhutla, PT WPP Bentuk Tim Pemadam

145 views

Sintang, Zonamedianews.com. Kebakara hutan dan lahan (karhutla) memang menjadi salah satu topik kosentrasi pemerintah, akhir-amhir ini. Baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, di samping penanganan pandemik covid-19, sensus penduduk dan pemilihan kepala daerah serentak di beberapa Kabupaten Kota se indonesia.

Empat hal tersebut juga menjadi topik utama yang diangkat pada acara Media Gatering Pemerintah Daerah Sintang, beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Menangkan Pasangan Yohanes Rumpak-Syarifudin, Lasarus Turun Tangan

Sejalan dengan hal tersebut, PT. Wahana Plantation and Products(WPP) bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit yang lokasi kebun nya berdekatan dengan Sintang kota mengaku sudah siap tanggap dalam penanganan karhutla.

“Kita mengikuti aturan pak, PP nomor 5 tu. Sapras kita udah lengkap, masing-masing sesuai dengan luasan kebun,” terang George Yosefindo selaku Asisten Corporate Affair-Sustainbility kepada Wartawan, saat ditemui di Kantor WPP Kamis (03/09/20).

Dikatakannya, luas lahan PT. WPP saat ini mencapai tujuh ribu lebih, dan sesuai standar, dirinya mengaku bahwa saat ini telah membentuk lima regu tim pemadam api dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang diperlukan. Satu regu beranggotakan lima belas personil.

“Kita lengkapi alat, full semua. Mulai dari mesin Robin, garu, cangkul, suntik gambut, semua kita bawa. Saat ini lima regu, kalaupun memang kurang, semua bisa turun, kita tidak pandang bulu. Kalau sudah kebakaran, tidak ada lagi regu-reguan, keroyok semua, tapi yang terlatih tetap didepan,” tambahnya.

Sementara itu, Heri  Sugianto selaku Vice GM Corporate Affair PT. APP (Julong Group) menimpali bahwa pihak kebun selalu melakukan sosialisasi pentingnya pencegahan karhutla. Baik itu melalui tulisa ataupun bahasa lisan yang disampaikan kepada warga desa dan dusun bermukim disekitar wilayah perkebunan PT. WPP Julong Group.

“Ssialisasi sering, baik itu ke warga yang bekerja di kebun atau melibatkan intansi terkait. Di masa covin ini kita lebih fokus melakukan pemantauan di lapangan,” kata Heri.

Menurut Heri, dalam menyikapi pembakaran ladang yang ahir-ahir ini biasa terjadi di sekita perkebunan PT.WPP, pihak nya selalu berkoordinasi dengan pihak pemerintah Desa  dan warga sekitar. Terkusus dalam pembuatan jalur pengendali api. 

“Kita lebih banyak langsung dengan warga si, misalnya ada yang mau bakar ladang besok, kita langsung tempatkan patroli di sana. Bahkan jika perlu kita arahkan alat berat untuk membuat jalur pengendali api,” terang Heri.

Ditambahkannya,  saat ini ada sekitar 36 Desa yang bermitra dan berdekatan langsung dengan perkebunan Julong Group. Desa-desa tersebut semua nya berpotensi kebakaran. (Andi)

Ragam

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan