Wakapolsekta Sintang Hadiri Sosialisasi Perbup Nomor 18

127 views

 

Sintang, Zonamedianews.com. Wakapolsekta Sintang, IPTU Sujiono menghadiri kegiatan sosialisasi Peraturan Bupati nomor 18 tentang Tata Cara Pembukaan Lahan bagi Masyarakat di Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang di gedung serbaguna Balai Desa Teluk Kelansam Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang , Selasa (25/08/2020).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Sintang, Dra, Siti Musdikah M. Si, Wakapolsekta Sintang yang mewakili Iptu Sujiono, Sekcam Sintang, Danramil Sintang 1205-07 yang mewakili Pelda Sakirman, Todat, Tomas, Anggota Polsekta Sintang, dan masyarakat Teluk Kelansam. Kegiatan berakhir pada 11,30 wib situasi aman dan kondusif.

“Kita dari Polri tentu sangat mendukung kegiatan ini, agar kita semua tetap ingat akan bahaya Karhutla ini. Kami sendiri sudah mulai mendatangi ke desa-desa dan masyarakat yang rentan belum mendapatkan informasi ini, kita lakukan sosialisasi, kepada masyarakat baik secara individu maupun kelompok,” kata IPTU Sujiono.

“Kita berharap tahun ini tidak kejadian seperti tahun lalu. Kita harapkan tahun ini tidak ada lagi bencana asap karna kasus pembakaran hutan dan lahan,” lanjutnya.

Tahun 2018 puncak hotspot tanggal 15 bulan Agustus titik hotspot mencapai 105 titik. Jangan salahkan masyarakat karena terdapat juga kebakaran lahan di lokasi HTI dan HPH. Tahun 2019 tanggal 07 bulan September titik hotspot mencapai 699 titik.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh kepala desa teluk kelansam, tokoh adat dan tokoh masyarakat di lingkungan Kecamatan Sintang. Pertemuan ini juga menerapkan protokol kesehatan dengan cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak di lingkungan sekitar pertemuan.

Pada kesempatan ini Camat Sintang Dra. Siti Musrikah, M.Si, menyampaikan dalam memasuki masa tanam untuk peladang rawan asap dan dengan adanya pandemi covid 19 ini sehingga kebutuhan akan udara yang bersih menjadi lebih krusial. Pemerintah Daerah berharap bahwa dengan adanya peraturan ini dapat menjadi acuan dan dapat diindahkan oleh masyarakat dalam membuka ladang.

“Kita tidak mau ada lagi seperti tahun lalu, ada saudara kita yang harus menjalani proses hukum karna membakar ladang,” kata Siti.

“Belajar dari pengalaman tahun lalu juga maka tahun ini kami dari Pemerintahan giat melakukan sosialisasi, kami datang ke setiap kecamatan. Setelah ini kita bersama baik dari aparatur desa, temenggung adat, tokoh masyarakat lainnya juga TNI dan Polri saling bekerja sama dengan masyarakat untuk mencegah terjadinya karhutla,” tutupnya. (Red)

Politik

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan